Balada Penyair Sunyi

By meghatruh

Buat kekasihku Hamami adaby

malammu yang terjerembab, kau penyair sunyi yang menyusun abjad tanpa warna. diksimu semakin samar dimakan umur yang terus berlari. tapi di tatap matamu adalah kembara api. seakan ada seratus tahun lagi bagian umurmu.

pada masamu, kau adalah serigala kata-kata, hingga debur ombak laut merah merasa memar mengeja jejak katamu.

kini malammu adalah ziarah yang perih. belum terlupa memang, tetapi kuntum-kuntum adalah duri yang menusuk perih dalam dadamu.

penyair sunyi yang tak lagi menemu kuncup angsoka
harimu adalah perjalanan yang semakin lengang.

Oktober 2008

Tinggalkan Balasan