sajak-sajak cinta

By meghatruh

Ekstase Mimpi.

Malam terdampar di kepalaku, beserta kembang kamboja yang telah lupa bau wanginya. langit berlapis-lapis, gugusan mendung bagai pengembara yang kehilangan arah, berlarian. seperti batu-batu bukit yang kehilangan sejuk pohon-pohon kasturi. lumut tak lagi menari di keraknya.

Do’a yang menjala langit pecah di lembah, sementara ritual adat perang maya telah di mulai pada penghujung senja. berkilat-kilat, adalah tanda dari gelisah yang tak lagi ada muara.

Aku terdampar di laut, layarku terbelah dengan segala duka. hatiku teriris sepi ketika mataku menabark bayangmu memburu rindu pada biduk yang lain.

2008

Tinggalkan Balasan