Ritual
bulan yang redup sebagai pertanda
membasuh alunan luka yang kita ritualkan
di antara ayat-ayat yang menjadi lilin pada gelap
hati menjadi ngilu
malam menjadi biji-biji tasbih dalam perjanjian
di antara luka yang tercipta
menelanjanginya dengan perih yang nikmat
hingga sunyi menjadi sepi.
rindu menjadi pemandian langit
tangis menjadi luka laut
resah menjadi sayat gunung
mati menjadi damai
kaki langit 2008
Orkestra risau
lengkung malam yang basah
membawa pada ruas gelisah,
adinda, di alir air matamu
ada sujud yang dalam
aku membacanya, dalam desir dadaku
saat kau tenggelam pada masa lalu
hingga membentuk retak
di tatap matamu, basah
rumput-rumput merebah pilu
menatap gejala yang kau kirim
gemerisiknya begitu asing,
adinda, eratkan dzikirmu
masih, pada malam
aku meluka atas risaumu
cahaya tak berpendar
walau purnama begitu sempurna
19 06 2008